Kenapa Kadang Diagnosis di Faskes Pertama Suka Nggak Akurat?

Pernah nggak sih kamu pergi ke faskes pertama, kayak puskesmas atau klinik BPJS, dan malah keluar dengan diagnosis yang rasanya "kok nggak nyambung?" Atau kamu dikasih obat yang kayaknya nggak ngefek sama sekali? Terus kamu jadi mikir, "Ini dokternya beneran paham, nggak sih?" Santai, kamu nggak sendiri, kok!

Jawaban:

Jadi gini, faskes pertama itu emang tugas utamanya buat jadi garda depan layanan kesehatan. Dokter di sana harus handle berbagai macam keluhan, mulai dari flu biasa sampai masalah yang lebih serius. Tapi mereka juga nggak bisa tahu semuanya dalam sekali lihat, apalagi kalau gejalanya mirip-mirip dengan penyakit lain. Misalnya, sakit kepala bisa aja karena stres biasa, migrain, atau tekanan darah tinggi. Makanya, diagnosis awal bisa aja nggak langsung tepat, terutama kalau kondisi kamu kompleks atau jarang terjadi.

Selain itu, waktu konsultasi di faskes pertama biasanya terbatas. Dokternya harus menangani banyak pasien dalam sehari. Jadi, kadang mereka cuma fokus ke gejala utama kamu tanpa bisa gali lebih dalam. Kalau ternyata penyakit kamu lebih spesifik atau butuh pemeriksaan lanjut, biasanya kamu bakal dirujuk ke faskes lanjutan atau spesialis yang punya alat dan waktu lebih buat ngecek kondisi kamu secara detail.

Trus, masalah lainnya adalah minimnya fasilitas atau alat diagnostik di faskes pertama. Mereka nggak selalu punya alat canggih buat ngecek darah, rontgen, atau tes lainnya. Jadi, mereka cuma bisa ngandalkan pemeriksaan fisik dan cerita kamu soal gejala. Kalau data yang kamu kasih kurang lengkap, ya wajar aja kalau diagnosisnya belum 100% pas.

Tapi, jangan langsung nyalahin dokternya, ya. Kamu juga bisa bantu bikin diagnosis lebih akurat dengan ceritain gejala kamu selengkap mungkin. Jangan ragu buat nanya kalau kamu merasa ada yang nggak jelas. Kalau kamu ngerasa obat atau diagnosisnya nggak cocok, jangan sungkan buat balik lagi atau minta rujukan. Intinya, kamu punya hak buat dapet layanan kesehatan yang maksimal, kok. BPJS udah nyiapin sistem berjenjang ini supaya kamu tetap bisa dirawat dengan baik sesuai kebutuhanmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pindah Domisili, BPJS Masih Bisa Dipakai Nggak?

Apa Bisa Langsung ke Rumah Sakit Tanpa Lewat Puskesmas?

Apa Benar Biaya Rawat Jalan Sering Nggak di-Cover Sepenuhnya?

Bener Nggak Sih Kalau Ada Obat Tertentu yang Nggak Di-Cover BPJS?

Kenapa Sih Antrean di Fasilitas Kesehatan yang Pakai BPJS Selalu Kayak Antre Konser?

Pasien Sehat